Sabtu, 23 Juli 2011

Kiat Kilat Menjadi Langsing

Sejak remaja, kita telah dihujani konsep langsing dan putih, baik dari lingkungan maupun media massa. Lama kelamaan, konsep ini bisa memicu gangguan body image-sesuatu yang kerap terjadi pada wanita, terutama gadis remaja. Percaya diri jatuh, depresi muncul, dan keinginan berlebihan untuk menurunkan target berat badan pun menjadi obsesi.Disinilah anoreksia dan bulimia mulai bermain.

Parahnya, sejumlah situs melangkah lebih jauh dengan mengajarkan teknik-teknik terbaru untuk menurunkan berat badan secara ekstrim yang dikhawatirkan menyeret lebih banyak lagi gadis-gadis muda ke jurang eating disorder.

Sebuah studi yang dipublikasikan Desember 2006 lalu oleh para peneliti di sekolah kedokteran dan rumah sakit anak Stanford University, Silicon Valley, Amerika Serikat menemukan bahwa ironisnya, kiat kilat untuk langsing ini ditemukan pula pada beberapa situs internet yang sebenarnya didedikasikan untuk memerangi masalah kelainan makan.

Para orang tua dan dokter perlu menyadari bahwa internet adalah sebuah forum yang tidak dapat dimonitor. Sangat sulit untuk mengontrol isi sebuah situs interaktif dengan ketat. Apa isinya? Para pengunjung situs membentuk komunitas berdasarkan kesamaan kelainan makan yang dimiliki, misalnya makan membabi-buta lalu mengeluarkannya kembali dengan sengaja ( binging and purning), atau menolak untuk makan sama sekali. Yang lebih menyesatkan, kebiasaan-kebiasaan ini dirujuk sebagai suatu pilihan gaya hidup.

Yang patut dicacat para orang tua, di dalam jurnal Archives of Pediatrice & Adolescent Medicine, mei 2004 terdapat ciri utama yang membedakan antara remaja penderita anoreksia dan bulimia. Mereka yang mengidap anoreksia cenderung memiliki berat badan lebih rendah dan berusia lebih muda. Para gadis mengidap anoreksia juga lebih banyak datang dari keluarga yang utuh, berbeda dengan penderita bulimia.

Tak Cuma Sengaja Muntah
Anoreksa adalah penurunan berat badan dengan cara-cara ekstrim, sementara bulimia adalah kebiasaan makan berlebihan yang kemudian diikuti tindakan mengeluarkan makanan secara sengaja biasanya melalui muntah atau penyalahgunaan obat pencahar dan obat diet. Meski identik dengan memuntahkan makanan secara sengaja, ternyata gejala kedua kelainan makan ini tak melulu terbatas pada muntah. Amat disayangkan, wanita penderita kelainan makan dengan gejala selain muntah cenderung kurang menyadari bahwa dirinya tengah mengalami masalah. Pada penelitian di Australia terhadap 158 orang pengidap bulimia diketahui, nyaris separuh dari mereka khususnya yang tidak menggunakan metode muntah – tidak menyadari kelainan yang dideritanya.

Karenanya, menurut penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Eating Disorders edisi Desember 2006 ini, wanita yang menggunakan metode muntah berpeluang enam kali lipat untuk menyadari bahwa mereka punya masalah kelainan makan. Apa gejala Bulimia lainnya? Bisa saja berwujud diet ketat atau olahraga berlebihan, sebagai upaya untuk menebus episode makan membabi-buta.

Sebuah penelitian mengungkapkan hal senada olahraga berlebihan memang patut diwaspadai sebagai suatu pertanda kelainan makan. Dr.Cynthia M. Bulik dari University of North Carolina-Chapel Hill dan rekannya menyarankan, kecenderungan olahraga pada wanita pengidap anoreksia yang menggunakan obat pencahar untuk menurunkan berat badan.

Menurut penelitian yang dimuat pada International Journal of Eating Disorders bulan September 2006 lalu, wanita dengan kebiasaan ini amat berisiko mengalami kekurangan berat badan yang berbahaya, berikut akibat fatal lainnya. Olahraga berlebihan didefinisikan sebagai latihan lebih dari 3 jam sehari, termasuk juga obsesi ekstrim pada aktivitas fisik sehari-hari yang mengganggu aspek hidup lainnya – misalnya, tetap memaksakan berolah raga meski sedang cidera atau sakit.

Waspadai Faktor Keturunan
Apa sebenarnya yang menyebabkan eating disorder? Meski pengaruh budaya memang cukup kuat, ternyata faktor gen tak kalah penting. Pada sebuah penelitian, Dr. Walter H. Kaye dari University of Pittsburgh, Amerika Serikat dan timnya menganalisa data 400 keluarga dengan lebih dari satu anggota yang menderita kelainan makan. Ternyata, faktor keturunan dapat memengaruhi kerentanan seseorang terhadap anoreksia atau bulimia. Seorang wanita yang memiliki ibu atau kakak perempuan dengan riwayat kelainan makan memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita masalah serupa.

Produk CNI yang bisa membantu mengatasinya yaitu:
• CNI HealthPack 3 in One 2x1 sachet/hari
• Organik Dietary Fiber Powder 2x1 stick/hari
• CNI Lyophilized Royal Jelly 2x1 tab/hari
• Progene 2x1 tab/hari


Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”

Untuk info & Pemesanan :
HUB : MUHAMAD IPANGO
Telp / Hp : 021-7816369
/ 081523639145


Kunjungi Toko Online kami di :  

Meningkatkan Nafsu Makan pada Anak Anda

Menurunnya nafsu makan pada buah hati tercinta memang acap kali menjadi problema umum yang terjadi disekitar keluarga. Kehilangan nafsu makan sebenarnya bukan haya monopoli anak-anak saja namun kita sebagai orang dewasa juga pasti pernah mengalaminya. Namun, perlu di waspadai bila gejala penurunan nafsu makan pada anak-anak berlangsung lebih dari satu minggu. Penyebabnya bisa disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor penyakit dan faktor non penyakit.

Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan buah hati kita kehilangan nafsu makannya adalah seperti radang perut, maag, kurang darah, infeksi, demam, TBC/Flek paru, sakit tenggoran, gigi, cacingan, gigi baru tumbuh atau tanggal, serta penyakit lainnya. Sedangkan faktor non penyakit biasanya berupa trauma pada makanan seperti rasa makanan yang tidak enak, bentuk makanan yang tidak menarik, aroma yang tidak menyenangkan pada makanan, tekanan psikologis dari orang tua seperti tekanan untuk menghabiskan makanan, mencari perhatian atau cemburu pada saudara. Dan bisa juga lantaran persoalan psikis, biasa disebut anoreksia nervosa. Gejala ini muncul akibat kondisi psikis anak, seperti keadaan yang hendak berangkat remaja sehingga anak ta-kut gemuk di tengah teman gaulnya yang rata-rata kerempeng, atau adanya gangguan emosional tertentu sehingga anak tergerak menjauhi makanan. Hilangnya nafsu dan keinginan untuk makan jenis ini sering diiringi berkurangnya berat badan.

Selain faktor diatas, yang justru seringkali kita temui adalah kebiasaan anak yang suka sekali makan cemilan. Meskipun mengemil adalah kebiasaan yang baik, sebagian besar cemilan yang dikonsumsi oleh anak-anak kita ternyata bukan cemilan yang baik untuk mereka. Bila dibiarkan untuk memilih sendiri, maka anak-anak cenderung akan membuat pilihan yang buruk, mereka akan lebih memilih makanan yang manis-manis dengan zat pemanis buatan dan kadar lemak yang tingga, atau gorengan dan makanan gurih lain yang kandungan lemak dan garamnya tinggi. Oleh karena itu, para orang tua berperan penting untuk memberikan pilihan cemilan yang lezat tapi sehat, seperti buah dan sayuran segar, atau bahkan roti tangkup. Kebiasaan mengemil ini bisa mempengaruhi nafsu makan anak.

Nah, pertanyaannya adalah: Bagaimana cara mengatasi hal di atas? Sebetulnya mudah sekali yaitu cari tahu apa yang menyebabkan anak sulit makan. Bila karena faktor penyakit rujuk anak Anda untuk di periksa oleh dokter.

Namun bila karena faktor diluar penyakit maka anda harus membuat perubahan-perubahan yang bisa merangsang timbulnya nafsu makan sang anak.

Perlu diketahui bahwa nafsu makan pada anak yang sedang dalam usia pertumbuhan memang terkadang bisa fluktuatif tajam naik turun. Bila tidak disertai oleh gejala klinis maka hal ini masih di anggap normal. Perlu kejelian para orang tua untuk mengatasi hal ini mengingat pada usia golden age (usia tumbuh kembang), anak justru sedang membutuhkan asupan nutrisi yang tepat guna dan mencukupi. Jangan sampai asupan nutrisinya terganggu karena perubahan nafsu makan yang naik turun.

Ada baiknya ketahui lebih dulu pola makan yang baik untuk anak. Setiap hari, anak-anak membutuhkan paling tidak 100 kalori/kg berat badannya. Namun, untuk bayi tentu berbeda.
• Bayi umur 0-4 bulan: diberi ASI eksklusif.
• Bayi lebih dari 4 bulan: ajarkan mengonsumsi makanan padat seperti buah, biskuit dan bubur yang diperuntukan bagi bayi.
• Usia enam hingga satu tahun: perkenalkan dengan nasi tim.
• Usia 1 tahun ke atas: sebaiknya dibiasakan pola makan anak, tiga kali makanan padat dengan dua kali makanan ringan.

Pemberian suplemen vitamin anak-anak untuk mengoptimalkan nafsu makan dapat diberikan dengan bijaksana. Fungsi multivitamin ini lebih ke arah untuk kelengkapan asupan nutrisi anak yang secara tidak langsung akan membantu perbaikan metabolisme sehingga tubuh menjadi jauh lebih fit dan sehat

Produk CNI yang bisa membantu meningkatkan derajat kesehatan dan nafsu makan, yaitu:
• CNI Sun Chlorella 3X5 tab/hari
• CNI Ester-C Plus 2X1 tab/hari
• Vitasigi-F
• CNI Gold Soya
• Vitasigi-F Junior
• Phyto Lite
• Bio Plus
• Hifiber Pudding
• Mie Sehati Special
• Sun O-Vit

Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”


Untuk info & Pemesanan :
HUB : MUHAMAD IPANGO
Telp / Hp : 021-7816369
/ 081523639145


Kunjungi Toko Online kami di :  

Kiat Menghadapi Masa Menopause

KEDATANGAN "tamu besar" yaitu masa menopause, sering menjadi momok menakutkan bagi sebagian wanita. Padahal mereka tahu bahwa semua wanita pasti akan mencapai masa itu, tapi tidak semua wanita siap menghadapinya. Apalagi masa menopause sering dibarengi dengan berbagai keluhan, seperti hot flush, insomnia, sakit kepala, mood swing, dan sebagainya.

Gejala pada masa perimenopause ini mirip dengan PMS (pre-menstruasi syndrome) yang umumnya timbul menjelang haid. Penyebabnya sama, yaitu terjadinya perubahan hormon. Pada wanita menjelang menopause, penyebab utama adalah menurunnya hormon estrogen secara drastis.

Namun, Psikolog A Kasandra Poetranto Psi, dari Kasandra Persona Wacana memiliki cara pandang berbeda. "Menopause dianalogikan sebagai sesuatu yang negatif berdasarkan pada cara berpikir seseorang. Makanya wanita Indonesia cenderung di usia 45-50 tahun sudah menopause, sedangkan wanita di luar negeri? menopause tidak dipermasalahkan. Di Indonesia justru menjadi kambing hitam yang menutupi rasa tidak percaya dirinya," ungkap Kasandra.

Menurut ibu tiga orang anak ini, sebagian wanita takut menghadapi menopause karena akan mengurangi peran atau kesempatan mereka berprestasi. Bila sudah demikian, umumnya beban stres mereka semakin bertambah, karena terbaginya pikiran untuk pekerjaan dan keluarga. Mereka dihadapkan pada berbagai perubahan dalam diri maupun kehidupan rumahtangga.

"Salah satu hal yang paling membuat wanita di Indonesia merasa takut menghadapi menopause karena jarang "dipakai" suami atau ketika suami mengalami 'puber kedua', maka strespun bisa meningkat. Sementara mereka yang secara sexually aktif maka tidak akan cepat menopause," jelas almamater Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu.

Menurutnya, meskipun menopause membuat sebagian wanita merasa tidak nyaman, tapi tidak berarti proses ini akan menghambat kinerja mereka. Semua tergantung pada pikiran masing-masing individu.

"Kalau Anda bisa mengisi pikiran yang positif tentang menopause, maka Anda pun akan lebih tenang menghadapinya. Makanya jadilah seorang pioneer yang menganggap bahwa usia selalu muda," imbuhnya.

Maka ketika dalam kondisi seperti itu, sambungnya, kaum wanita sudah dapat membekali ilmu melalui pembahasan tentang menopause. Didukung dengan perkembangan teknologi kedokteran juga semakin canggih untuk mengatasi berbagai ketidaknyamanan selama menopause. Selain itu, Anda pun dapat menghadapi masa menopause dengan cara alami yaitu yoga dan jalan kaki setiap pagi. "Kalau cara berpikir sudah berubah, seorang wanita tidak akan malu lagi untuk berolahraga atau melakukan kegiatan lain," pungkasnya.

Lalu, apa yang terjadi pada wanita yang aktif bekerja? Ternyata sebagian dari mereka berusaha menutupi keluhan mereka. Pasalnya, mereka takut keluhan itu bisa merugikan kedudukan dan profesionalisme mereka. Maklumlah wanita di masa menopause, biasanya sudah mencapai posisi puncak di bidangnya sehingga dituntut untuk mampu mengendalikan diri.

Produk CNI yang bisa membantu mengatasinya yaitu:
• CNI HealthPack 3 in One 2x1 sachet/hari
• CNI Lyophilized Royal Jelly 2x1 tab/hari
• Progene 2x1 tab/hari

Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”

Untuk info & Pemesanan :
HUB : MUHAMAD IPANGO
Telp / Hp : 021-7816369
/ 081523639145


Kunjungi Toko Online kami di :